Apa arti curve pada MCB?
Curve menjelaskan karakteristik respons MCB terhadap arus lebih, terutama bagian trip magnetik cepat. Secara umum curve yang berbeda ditujukan untuk profil inrush yang berbeda. Nilai dan toleransi yang tepat tetap harus mengacu pada datasheet produsen dan standar produk yang digunakan.
Curve B
Curve B cenderung lebih sensitif terhadap lonjakan arus dibanding curve C atau D dan umum dijumpai pada beban dengan inrush relatif rendah. Penerapannya tetap harus mempertimbangkan impedansi loop, kemampuan pemutusan, dan kondisi instalasi.
Curve C
Curve C sering digunakan pada beban umum yang mempunyai inrush moderat, misalnya sebagian motor kecil, transformator kecil, atau kelompok beban campuran. Jangan memilih curve hanya karena dianggap “lebih kuat”; koordinasi proteksi dan karakteristik beban tetap penting.
Curve D
Curve D dirancang untuk toleransi inrush lebih tinggi dan dapat relevan pada beban dengan lonjakan start besar. Karena ambang trip magnetiknya lebih tinggi, verifikasi kemampuan sistem menghasilkan arus gangguan yang cukup untuk memutus dengan cepat menjadi semakin penting.
Rating Ampere bukan satu-satunya parameter
Selain curve dan rating arus, periksa breaking capacity, jumlah pole, tegangan kerja, standar produk, kondisi kabel, serta koordinasi dengan proteksi upstream/downstream. Kalkulator MCB di platform ini hanya memberikan estimasi rating arus awal dan tidak memilih curve secara otomatis.
Gunakan kalkulator terkait
Gunakan tool sebagai cross-check cepat, kemudian simpan asumsi input agar hasil mudah diverifikasi saat pekerjaan lapangan.
Buka Kalkulator Rekomendasi MCB ↗