Rumus yang digunakan

Untuk estimasi sederhana kabel tembaga 1 phase, tool menggunakan ΔV = 2 × L × I × 0,0175 / A. L adalah panjang satu arah dalam meter, I arus dalam Ampere, 0,0175 adalah pendekatan resistivitas tembaga, dan A adalah luas penampang dalam mm². Faktor 2 mewakili jalur pergi-pulang.

Contoh perhitungan

Misalnya panjang 30 m, arus 10 A, dan kabel 2,5 mm². ΔV ≈ 2 × 30 × 10 × 0,0175 / 2,5 = 4,2 V. Pada sistem 220 V, nilainya sekitar 1,91%. Angka persentase membantu membandingkan dampak drop terhadap tegangan nominal.

Cara mengurangi voltage drop

Beberapa cara umum adalah memperbesar penampang kabel, memperpendek jalur, mengurangi arus pada jalur tersebut, atau membagi beban. Pemilihan solusi harus mempertimbangkan biaya, keselamatan, proteksi, dan kondisi existing.

Batas penggunaan rumus sederhana

Rumus ini adalah pendekatan DC/resistif sederhana untuk estimasi awal. Pada sistem AC yang lebih kompleks, faktor reaktansi, power factor, jenis kabel, temperatur, dan konfigurasi penghantar dapat memengaruhi hasil. Untuk feeder kritis, gunakan metode desain yang lebih lengkap.

Praktik lapangan

Bandingkan hasil kalkulasi dengan pengukuran tegangan di sumber dan beban saat kondisi beroperasi. Perbedaan besar bisa mengindikasikan sambungan buruk, kabel tidak sesuai, panjang aktual berbeda, atau ada faktor instalasi lain yang perlu diperiksa.

Catatan engineering: Artikel dan kalkulator di platform ini adalah alat bantu estimasi. Untuk pekerjaan instalasi, proteksi, HVAC, feeder, motor, atau sistem kritis, verifikasi terhadap data produsen, pengukuran lapangan, desain proyek, serta standar yang berlaku tetap diperlukan.

Hitung langsung dengan tool

Gunakan kalkulator terkait untuk mempercepat pengecekan angka, lalu dokumentasikan asumsi input yang digunakan agar hasil mudah diverifikasi.

Buka Kalkulator Voltage Drop ↗